Mengapa waktu begitu kejam menghalangi asa yang sangat ingin kugenggam?
Asa itu sangat sederhana
Bagaikan malam yang ingin dihiasi oleh lilin kecil untuk memecah sedikit kegelapannya.
Sesulit itukah asa sederhana itu kugapaki?
Mengapa terlalu banyak arang melintang yang menghalangi genggaman ini?
Sabar macam apa lagi yang harus kugoreskan?
Rintik hujan sudah penat menemani rindu ini
Lirih hujan sudah bosan mendengar keluh ini
Pelangi telah lama menanti senyum kebahagiaanku dengan rindu yang telah ku temui
Tidak ada komentar:
Posting Komentar