Mungkin tidak ada yang bisa disalahkan dengan berubahnya nuansa ini. Waktu, jarak, perasaan semua mengalir begitu saja dan aku tak kuasa melawan tenangnya arus itu. Hingga akhirnya terjebaklah di pusaran yang membelenggu. Aku tak bisa menyalahkan mereka yang mencoba dekat dengan kamu. Tapi aku juga tak bisa membenarkan kamu yang terlalu bersikap manis ke mereka. Kenyamanan yang dulu selalu aku rasakan, kini hanya menjadi cerita. Tak ada lagi senyuman, canda dan cinta disetiap denting chat. Kita tak ubahnya seperti teman yang benar benar sekedar teman. Perubahan dan keadaan ini sontak membuat aku terkejut. Susah menerima perubahan yang begitu drastis dalam hitungan detik. Acap kali penat, sepi, sedu menghampirri rasa ini, tapi berulang kali aku selalu menepis dengan sesekali air mata mengiringi. Kecewa? Sudah tentu. Tapi ya tak ada lagi yang bisa berubah. Kini denting chat itu sudah tak sehangat denting chat biasanya.